Wednesday, December 3, 2014

Apa itu Kamera?

Share & Comment
Apa itu Kamera?
Credit

“Apa sih kamera itu?”

Sebuah pertanyaan yang mungkin sudah jarang ditanyakan orang-orang masa kini. Bisa jadi (mungkin) karena orang-orang zaman sekarang sudah sering melihat bagaimana sebuah kamera bekerja. Bahkan disetiap perangkat selular masa kini pasti sudah dilengkapi oleh fitur kamera. Namun mari kita bahas lagi lebih mendalam tentang sebuah kamera agar Creators tidak hanya mengetahui kamera secara praktik namun juga teori.

Kamera adalah sebuah alat. Tidak berbeda dengan sebuah kuas. Sebuah kuas tidak membuat karya, namun pengguananya (pelukis) lah yang membuat karya. Sama halnya dengan kamera, kamera tidak membuat foto tapi sang penggunanya lah yang menciptakan foto. Jadiiii … jangan pernah membuat Creators merasa terkontrol oleh kamera. Kamera adalah sebuah alat, jadi Creators harus memperlakukan kamera sebagai sebuah alat. 

Apa itu Kamera?
Credit
Mari kita masuk ke dalam elemen-elemen yang ada pada kamera. Kamera adalah sebuah alat yang mengontrol jumlah cahaya yang masuk ke dalam film peka cahaya atau permukaan lain yang ada di dalamnya tergantung dari jenis kamera itu sendiri. 

Kamera pertama tidak menggunakan lensa kaca seperti kamera-kamera zaman sekarang loh, Creators. Kamera pertama menggunakan lubang kecil untuk membiarkan cahaya masuk secara fokus ke permukaan (viewing surfaces). Ini merupakan konsep yang sama seperti Creators pada masa kecil dulu (terkecuali yang sekarang masih kecil) membuat sebuah bolongan pada secarik kertas untuk melihat gerhana matahari yang terproyeksikan ke tanah melalui lobang tersebut.

Apa itu Kamera?
Credit
Nah, seiring berjalanya waktu dan berkembangnya peradaban manusia, kamera zaman sekarang menggunakan lensa yang terbuat dari kaca. Kaca memiliki kemampuan untuk memberikan fokus lebih cepat, menangkap cahaya lebih cepat, dan memiliki kemampuan untuk memperbesar gambar. Film (roll film) yang digunakan sekarang pun lebih sensitif dan jauh lebih detail ketimbang lapisan film yang ada pada Kajadul (Kamera jaman dahulu).

Selain itu juga, sudah banyak produsen kamera yang menggunakan sensor digital sebagai pengganti film yang mana jenis dan spesifikasinya beragam. Kajase (kamera jaman sekarang) juga memiliki “shutters” (bukan judul film horror Thailand yah, Creators) yang dapat mengontrol cahaya untuk mencapai permukaan film atau sensor digital hanya dengan menekan sebuah tombol. 

Dan sekarang kita juga memiliki beragam jenis alat pencahayaan untuk membantu pengaturan cahaya dalam proses pengambilan gambar. Kamera sudah mengalami perjalanan yang panjang dari dulu hingga sekarang, namun pada kesimpulanya kamera hanya sebuah alat yang mengatur jumlah cahaya yang masuk dan menyentuh permukaan film.
Tags: , ,

Written by Epic Creative House

Epic Creative House adalah perusahaan yang bergerak di bidang jasa kreatif, seperti video, foto, desain grafis, dan event organizer.

1 komentar:

  1. Saya sekarang lagi keracunan buat main kamera analog film lagi nih.

    ReplyDelete

 

Photo & Video Documentation

Photo Booth

Photo Booth photo Photo-Booth.png

Recent Posts

Why Choosing EPIC?

We are trustworthy, creative, innovative, and dynamic
Copyright © Epic Creative House | Designed by Templateism.com